h

Berbagi tugas rumah tangga mungkin tampak seperti hal sepele, tapi sebenarnya bisa berakibat konflik bila tidak ditangani dengan baik. Setelah Anda dan pasangan menyetujui pembagian tugas rumah tangga yang telah ditetapkan, baik Anda dan pasangan Anda harus berusaha untuk melaksanakan tugas tersebut sebaik mungkin. Lagipula, pasangan Anda telah mempercayai Anda untuk melakukan suatu tugas. Sudah kewajiban Anda untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan itu, bukan?

Tapi apa yang terjadi bila pasangan Anda berkali-kali lalai melakukan tugas yang telah disetujui? Apakah hal ini hanya disebabkan oleh kelalaian atau ada hal lain yang menjadi penyebabnya? Bila hal ini terjadi, lakukanlah beberapa hal berikut ini:

  1. Tinjau lagi pembagian tugas yang telah dibuat. Mungkin pasangan Anda kewalahan untuk memenuhi tanggung jawabnya. Bila Anda menyadari hal ini dan mendapatkan solusi yang tepat, hubungan Anda dan pasangan akan sangat terbantu.
  2. Cari hal yang menjadi penyebabnya. Bila beban tugas rumah tangga pasangan Anda masih termasuk wajar tapi dia masih kesal karena tidak bisa melakukan hal lain seperti berkumpul dengan sahabatnya karena beban pekerjaan rumah tangga, diskusikan dengan pasangan Anda apa yang menjadi penyebab kekesalannya.
  3. Ingatkan tanpa kata-kata. Bila pasangan Anda lupa membuang sampah, coba letakkan sampah di depan pintu. Atau bila dia lupa membereskan pakaian kotornya, letakkan keranjang pakaian kotor di dekat pakaian kotornya. Semoga pasangan Anda akan mengerti dan akhirnya melakukan tugasnya sendiri. Bila cara ini tidak berhasil, bicarakan dengan pasangan Anda mengenai cara terbaik untuk mengingatkannya tanpa menyinggung perasaannya.

Pekerjaan rumah tangga bisa menjadi sumber amarah dan kekesalan. Jadi, carilah solusi terbaik mengenai hal ini, sesuai dengan kepribadian dan kebiasaan Anda dan pasangan Anda. Jangan sampai rumah tangga Anda terganggu hanya karena masalah pembagian tugas rumah tangga.

Sumber:

http://life.familyeducation.com/marriage/jobs-and-chores/45600.html?page=2