Cerita Susan Sriyani

1 / 1
Tangis Itu di Simpan Sendiri

Tangis Itu di Simpan Sendiri

Setahun ke belakang kami mendapat banyak 'ujian' Kehilangan ayah, ibu dan mertua dlm waktu berdekatan, suamiku tiba2 sakit, harus therapy akhirnya resign dari pekerjaannya.. Ujian makin berat, saat anak bungsukupun sakit& perlu perhatian khusus. Dlm kegalauan hati ini, tak pernah kulihat suamiku mengeluh, bahkan seolah tak peduli dengan segala 'beban' yg kurasakan.. Di moment nge-teh Sariwangi bareng inilah, kutahu bahwa suamiku sering menangis diam2 saat menyetir mobil sendirian. utk melampiaskan bebannya.. Baru kutahu pula, kalo suamiku ditengah sakitnya, diam2 membangun wirausaha. utk menafkahi kami.. Keterbukaan ini saling menguatkan kami. Smg, keberhasilan menyertai usaha suamiku.